Skip to main content

MPASI Komersial: Why Not?! Pastikan bernutrisi, aman higienis, dan dengan bahan pilihan

MPASI (Makanan Pendamping ASI) selalu jadi topik yang menarik untuk diperbincangkan di kalangan para ibu. Sejak bayi berusia 6 bulan, kandungan zat gizi dalam ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, makanya mereka mulai membutuhkan MPASI. Pemberian MPASI bertujuan memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada bayi untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Zat gizi terdiri dari makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Jadi, makanan yang kita berikan ke anak tidak hanya menjadi pemenuh rasa lapar anak saja, tapi juga berpengaruh kepada perkembangan otak (kecerdasan), berat badan, tinggi badan, serta daya tahan tubuh.

Tiap unsur zat gizi harus didapatkan dalam jumlah cukup di dalam MPASI. Misalnya, bayi berusia 6 bulan atau lebih memiliki kebutuhan asupan zat besi 11 mg/hari. ASI hanya mensuplai zat besi sekitar 2 mg saja, sisanya harus didapatkan dari MPASI. Makanan yang mengandung zat besi tinggi contohnya daging sapi, hati sapi atau hati ayam. Bayangkan, untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian, bayi harus mengkonsumsi sekitar 385g daging sapi per hari!! Hal ini tentunya sulit sekali dilakukan karena kapasitas lambung bayi yang kecil. Untuk itu MPASI harus disiasati supaya padat nutrisi. Nah, disinilah MPASI komersial yang telah difortifikasi bisa membantu kita memastikan kebutuhan zat gizi harian anak terpenuhi. Jangan lupa, pastikan MPASI komersial pilihanmu padat nutrisi, aman higienis, dan dengan bahan terpilih, ya!


Sudah pernah dengar MPASI bernutrisi, aman higienis, dan dengan bahan terpilih?
Siapa yang tak kenal dengan Nestlé CERELAC? Nestlé CERELAC sudah jadi andalan keluarga Indonesia sejak zaman aku bayi dulu. Nestlé CERELAC adalah MPASI untuk bayi di atas 6 bulan yang dibuat dari bahan pilihan, bernutrisi dan kualitasnya dijaga ketat, sehingga aman dan higienis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil pada tahapan usia tumbuh kembangnya. Kualitas Nestlé CERELAC ini bisa dilihat dari 3 aspek berikut:
1. Bahan Baku Nestlé CERELAC
Nestlé CERELAC memiliki standar yang ketat mulai dari pemilihan ladang, proses pembibitan hingga panen. Bahan baku Nestlé CERELAC ditanam di ladang, benih yang ditanam pun benih pilihan. Petani dan peternak yang bekerja menyiapkan bahan baku juga diedukasi oleh agronomis, sehingga dapat memastikan nutrisi di setiap bulir terjaga sampai ke pabrik.

2. Kandungan Nutrisi Nestlé CERELAC
Untuk memastikan kepadatan gizi dalam tiap suapan, Nestlé CERELAC juga diperkaya dengan vitamin, mineral, serta makro dan mikronutrien seperti zat besi. Pilihan varian Nestlé CERELAC juga banyak dan lengkap! Ada berbagai pilihan rasa dan tekstur sesuai tahapan usia Si Kecil supaya pengalaman makan tidak membosankan. Selain itu, dapat dilihat dari komposisinya CERELAC juga tidak mengandung MSG ataupun tambahan garam.

3. Kualitas Nestlé CERELAC
Pabrik Nestlé CERELAC juga berstandar ketat, lho. Dari hasil panen tadi, bahan baku dipilih dan diuji lagi oleh tim Nestlé CERELAC sehingga hanya bahan baku dengan kualitas terbaik yang diproses menghasilkan MPASI berkualitas untuk Si Kecil. 


Dengan memastikan MPASI komersial yang aku berikan terbuat dari bahan berkualitas dan aman untuk bayi, aku yakin dan percaya anakku mengonsumsi makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil.


Nestlé CERELAC pilihanku untuk Kiandra! Info lebih lanjut bisa visit www.mamamyuk.co.id

#Tenangajabunda #CERELACmamamyuk #mpasi #mpasi6bulan


Love,

Comments

Popular posts from this blog

Makan Bubur di Usia 2 Tahun

Sudah beberapa kali, perjalanan kami menjadi penanda milestone tertentu. Kali ini soal makan Kiandra.


Tuntutan berat badan yang ngepas sejak lahir, membuat aku merasa terus-terusan dikejar target. Senin-Jumat makan nasi, roti, bihun, dll di sekolah lancar, tapi Sabtu & Minggu? Selalu dihantui Gerakan Tutup Mulut (GTM).


Kadang alam sudah memberikan tanda-tanda, tapi manusia yang nggak peka. Saat anak kita menolak, sebetulnya dia memberikan sinyal. Sayangnya sinyal itu nggak terbaca olehku. Entah udah berapa bulan aku ‘memaksa’ Kiandra makan bubur supaya cepat ditelan, nggak diemut, jadi aku bisa tenang karena ‘beban’ku kelar hari itu. Padahal dia bosen, pengen makan enak juga kayak mama dan papanya. ㅤㅤ Saat konsul ke klinik tumbuh kembang kemarin, aku juga menanyakan soal tekstur makan yang masih sering makan bubur di usia 2 tahun. Saat itu aku bilang ke dokter, "Anak saya masih makan bubur, belum bisa makan padat". Ternyata bukan anakku yang nggak mampu, tapi aku. Aku yang k…

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial