Skip to main content

Natural & Intimate Maternity Photo Shoot

Di usia kehamilan 32 minggu, alhamdulillaah kita kesampaian maternity photo shootKarena selama hamil nggak (berani) kemana-mana, jadi saya ngajak @adrieprimera maternity photo yang agak beda dari biasanya, nggak mau di studio aja. Pilihan yang paling deket jatuh ke.... Bandung!

Sebetulnya awalnya bingung mau mengambil tema apa, maklum saya tuh orangnya feminin banget! Yang kebayang sebelumnya dari maternity photo shoot itu dress-dress panjang menjuntai dan bunga di mana-mana. Berhubung (calon) anak kita cowok dan hasil fotonya nanti akan dipajang di kamar, maka temanya harus yang netral dong.

Akhirnya setelah cari-cari inspirasi, saya menemukan sebuah hal. Maternity photo shoot goes beyond simply having your picture taken. It's about processing, realizing, and enjoying. It's about preserving that feeling for all of time. Jadi kami ingin semuanya natural, alam terbuka, earth tones, natural expressions, natural light, intimate, dan nggak banyak properti yang digunakan. Kuncinya hanya pakai feeling.

Mulailah kami cari-cari fotografer Bandung yang biasa foto outdoor dengan hanya bermodal hashtag di instagram, dan akhirnya berjodoh sama @redwhitephoto. Kalau di-scroll di page-nya, slogan mereka adalah unposing, jadi hasil fotonya nggak kaku, tapi natural, bisa 'bercerita' dan 'hidup'. Itu tema yang menurutku pas banget untuk maternity photo shoot kami, which this moment remarks there's a new life growing inside of you.

Nggak sabar liat hasil foto lainnya, dan tentunya nggak sabar pengen ketemu kamu, Adik. Sehat dan sabar nunggu di dalam ya, sayang.

Dan inilah hasil foto kami kala itu...























Love,

Comments

Popular posts from this blog

Makan Bubur di Usia 2 Tahun

Sudah beberapa kali, perjalanan kami menjadi penanda milestone tertentu. Kali ini soal makan Kiandra.


Tuntutan berat badan yang ngepas sejak lahir, membuat aku merasa terus-terusan dikejar target. Senin-Jumat makan nasi, roti, bihun, dll di sekolah lancar, tapi Sabtu & Minggu? Selalu dihantui Gerakan Tutup Mulut (GTM).


Kadang alam sudah memberikan tanda-tanda, tapi manusia yang nggak peka. Saat anak kita menolak, sebetulnya dia memberikan sinyal. Sayangnya sinyal itu nggak terbaca olehku. Entah udah berapa bulan aku ‘memaksa’ Kiandra makan bubur supaya cepat ditelan, nggak diemut, jadi aku bisa tenang karena ‘beban’ku kelar hari itu. Padahal dia bosen, pengen makan enak juga kayak mama dan papanya. ㅤㅤ Saat konsul ke klinik tumbuh kembang kemarin, aku juga menanyakan soal tekstur makan yang masih sering makan bubur di usia 2 tahun. Saat itu aku bilang ke dokter, "Anak saya masih makan bubur, belum bisa makan padat". Ternyata bukan anakku yang nggak mampu, tapi aku. Aku yang k…

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial