Skip to main content

Sleeping Essentials during Pregnancy

Rewrite from June 26, 2016

Ini nih beberapa sleeping essentials-ku selama hamil:

1. Maternity Pillow
Banyak banget merk dan macam maternity pillow di pasaran, tapi aku pilih ini karena harganya reasonable dan bisa dipakai sebagai nursing pillow juga nantinya. Bantal ini aku beli sejak usia kehamilan 19 weeks, saat tiap bangun tidur punggungku sakit semua. Setelah pakai bantal ini bangun tidur nggak menyiksa lagi.

2. Unborn Heart Fetal Doppler
Masa awal kehamilan adalah waktu yang cukup menegangkan untukku. Sejak usia kehamilan 15 weeks aku sudah rajin menggunakan doppler ini. Fungsinya hampir sama seperti alat ultrasound di RS, yaitu untuk mendengarkan detak jantung bayi dalam perut. Bedanya, doppler ini bentuknya kecil dan bisa langsung tersambung ke smartphone. Kita bisa merekam detak jantung bayi dan share link-nya ke keluarga kita jadi mereka bisa ikut dengerin juga. Rasanya tenang dan lega kalau udah berhasil nemu dan dengerin detak jantungnya. Alat ini cukup worth it karena bisa mengurangi kecemasan orang-orang seperti aku, yang rasanya kalau harus nunggu kontrol dokter lagi itu lama banget.

3. Handphone
Udah seminggu ini aku rajin memasang musik dan suara untuk Adik. Walaupun agak terlambat, karena katanya janin sudah bisa mendengar dari usia 18 weeks, tapi lebih baik dimulai sekarang daripada enggak sama sekali kan? Beberapa playlist yang aku perdengarkan adalah  The Mozart Effect for Moms & Moms-to-be, aku beli di iTunes, Relaxing music by relaxdaily, aku download di Soundcloud. Selain itu yang lebih penting, aku juga memperdengarkan ayat Al-quran. Ada beberapa surat yang katanya baik untuk diperdengarkan ke bayi. Musik dan ayat Al-quran ini aku pasang kapan aja sesempatku, juga kadang sengaja aku biarkan terpasang sampai aku ketiduran. Aku nggak yakin apa ini hanya sugesti atau real, tapi sejak aku memperdengarkan suara secara rutin untuk Adik, dia semakin aktif bergerak, seperti merespon suara yang dia dengarkan.

4. Headset
Carilah headset yang bisa menghadap ke depan seperti ini, supaya bisa kita tempelkan ke perut dengan mudah. Sebetulnya ada headset yang khusus untuk maternity, tapi harganya cukup mahal dan nggak bisa dipakai lagi saat udah melahirkan nanti.


Love,

Comments

Popular posts from this blog

Makan Bubur di Usia 2 Tahun

Sudah beberapa kali, perjalanan kami menjadi penanda milestone tertentu. Kali ini soal makan Kiandra.


Tuntutan berat badan yang ngepas sejak lahir, membuat aku merasa terus-terusan dikejar target. Senin-Jumat makan nasi, roti, bihun, dll di sekolah lancar, tapi Sabtu & Minggu? Selalu dihantui Gerakan Tutup Mulut (GTM).


Kadang alam sudah memberikan tanda-tanda, tapi manusia yang nggak peka. Saat anak kita menolak, sebetulnya dia memberikan sinyal. Sayangnya sinyal itu nggak terbaca olehku. Entah udah berapa bulan aku ‘memaksa’ Kiandra makan bubur supaya cepat ditelan, nggak diemut, jadi aku bisa tenang karena ‘beban’ku kelar hari itu. Padahal dia bosen, pengen makan enak juga kayak mama dan papanya. ㅤㅤ Saat konsul ke klinik tumbuh kembang kemarin, aku juga menanyakan soal tekstur makan yang masih sering makan bubur di usia 2 tahun. Saat itu aku bilang ke dokter, "Anak saya masih makan bubur, belum bisa makan padat". Ternyata bukan anakku yang nggak mampu, tapi aku. Aku yang k…

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial