Skip to main content

Pregnancy Post: 8 Weeks

Rewrite from May 1, 2016

Saat pertama kali ketemu dengan Dr. Syarief Darmasetiawan di RSIA Bunda dan menunjukkan hasil test pack yang positif, kami belum bisa pulang dengan lega. Waktu itu di usia kandungan 7 minggu, yang terlihat dalam kantong kehamilan barulah yolk sac, atau yang ketika bayi tumbuh nantinya akan menjadi tali pusat, belum terlihat si janin. Padahal pada umumnya, pada usia kehamilan tersebut janin sudah terlihat.

Saat itu kami masih bisa mengucap alhamdulillaah karena kemungkinan blighted ovum (BO) tidak terjadi lagi. Dokter pun memberikan obat pengencer darah yang harus diminum setiap hari. Tujuannya untuk melancarkan peredaran darah di area rahim dan diharapkan pada konsultasi berikutnya janin sudah terlihat.



Dan Allah maha baik, saat kami kontrol di minggu berikutnya, kami sudah bisa bertemu denganmu, Adik. Mama & Papa juga sudah bisa mendengar detak jantungmu, yang harus 2 kali lipat detak jantung Mama supaya kamu kuat mengambil nutrisi dari Mama.



Indeed, the help of Allah is near :")

Setiap kehamilan bisa berbeda-beda. Berusaha, berdoa, dan yakinlah, karena hanya pertolongan dari-Nya lah yang dapat menjawab. Semoga semua yang sedang menunggu kehadiran titipan Allah segera dikabulkan ya, aamiin! 😊


Love,

Comments

Popular posts from this blog

Makan Bubur di Usia 2 Tahun

Sudah beberapa kali, perjalanan kami menjadi penanda milestone tertentu. Kali ini soal makan Kiandra.


Tuntutan berat badan yang ngepas sejak lahir, membuat aku merasa terus-terusan dikejar target. Senin-Jumat makan nasi, roti, bihun, dll di sekolah lancar, tapi Sabtu & Minggu? Selalu dihantui Gerakan Tutup Mulut (GTM).


Kadang alam sudah memberikan tanda-tanda, tapi manusia yang nggak peka. Saat anak kita menolak, sebetulnya dia memberikan sinyal. Sayangnya sinyal itu nggak terbaca olehku. Entah udah berapa bulan aku ‘memaksa’ Kiandra makan bubur supaya cepat ditelan, nggak diemut, jadi aku bisa tenang karena ‘beban’ku kelar hari itu. Padahal dia bosen, pengen makan enak juga kayak mama dan papanya. ㅤㅤ Saat konsul ke klinik tumbuh kembang kemarin, aku juga menanyakan soal tekstur makan yang masih sering makan bubur di usia 2 tahun. Saat itu aku bilang ke dokter, "Anak saya masih makan bubur, belum bisa makan padat". Ternyata bukan anakku yang nggak mampu, tapi aku. Aku yang k…

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial