Skip to main content

Pregnancy Post: 20 Weeks

Rewrite from May 15, 2016

Pada saat kontrol kehamilan di minggu ke-20, saya diminta untuk melakukan pemeriksaan lab urine dan darah untuk memastikan ada/tidaknya penyakit/virus yang mungkin saya idap dan bisa menular ke bayi, antara lain diabetes, hepatitis, juga TORCH.

Hasilnya:

Glukosa normal

Hepatitis ➖
Urine agak keruh dan bakteri ➕
Kemungkinan ada infeksi di dalam tubuh, dan dokter memberikan obat Monuril 3g berbentuk sachet yang hanya diminum 1x saja. Walaupun begitu harganya lumayan juga.

Untuk pemeriksaan TORCH, ada 3 yang diperiksa:
Anti-Toxo IgM ➖
Anti-Rubella IgG ➕
Anti-CMV IgM ➖

Artinya, alhamdulillaah saat ini saya tidak terpapar virus toxo maupun CMV. Untuk rubella, artinya saya sudah pernah terpapar virus tersebut di masa lampau namun tidak perlu khawatir karena hal ini menandakan bahwa tubuh saya secara alami telah membentuk antibodinya. Lalu suami saya bertanya apakah saya perlu melihat Anti-Rubella IgM? Dokter mengatakan tidak, karena jika IgM-nya positif, seharusnya saat ini kulit saya bintik-bintik merah karena campak.

Dan..... Di kontrol terakhir kemarin dokter menyatakan 90% Adik berjenis kelamin laki-laki... Hihihi
Sehat-sehat ya, Jagoan!



We're halfway there, Adik! Please keep being strong and healthy in Mama's tummy. Insya Allah.


Love,


Comments

Popular posts from this blog

Makan Bubur di Usia 2 Tahun

Sudah beberapa kali, perjalanan kami menjadi penanda milestone tertentu. Kali ini soal makan Kiandra.


Tuntutan berat badan yang ngepas sejak lahir, membuat aku merasa terus-terusan dikejar target. Senin-Jumat makan nasi, roti, bihun, dll di sekolah lancar, tapi Sabtu & Minggu? Selalu dihantui Gerakan Tutup Mulut (GTM).


Kadang alam sudah memberikan tanda-tanda, tapi manusia yang nggak peka. Saat anak kita menolak, sebetulnya dia memberikan sinyal. Sayangnya sinyal itu nggak terbaca olehku. Entah udah berapa bulan aku ‘memaksa’ Kiandra makan bubur supaya cepat ditelan, nggak diemut, jadi aku bisa tenang karena ‘beban’ku kelar hari itu. Padahal dia bosen, pengen makan enak juga kayak mama dan papanya. ㅤㅤ Saat konsul ke klinik tumbuh kembang kemarin, aku juga menanyakan soal tekstur makan yang masih sering makan bubur di usia 2 tahun. Saat itu aku bilang ke dokter, "Anak saya masih makan bubur, belum bisa makan padat". Ternyata bukan anakku yang nggak mampu, tapi aku. Aku yang k…

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial