Skip to main content

Lamaran Neysa & Adrie

Selamat tahun baru 2015!!!
Lama tidak membuka blog ini. Beberapa hari belakangan baru terpikir, selain untuk mendokumentasikan persiapan ini itu, saya juga ingin berbagi kepada sesama bride-to-be mengenai my wedding preparations. Mungkin karena saya anak pertama, dan kakak-kakak sepupu saya jarak umurnya cukup jauh, kadang saya merasa clueless dalam menyiapkan pernikahan. Saya juga harus berusaha lebih dengan cari info, browsing, tanya sana sini :)
Dan pengetahuan dan ilmu yang sudah saya dapat ini ingin saya share supaya nggak hilang dimakan waktu melalui blog ini.

Post pertama di tahun 2015 ini adalah tentang acara lamaran saya dan Adrie yang diadakan pada tanggal 13 September 2014.





The preparations...

 Marlene Hariman did my makeup

 My DIY bridal robe bertuliskan "Bride-to-be"

Kebaya warna mint yang udah lama tersimpan di lemari akhirnya kepakai juga :) Dikombinasi dengan sarung jumputan Palembang, tanah kelahiran Papa.

Hair clip peacock! A gift from my best friend on our graduation day <3

I guess this is when he told me that he's on the way...


Dekorasi rumah
Temanya adalah flower-y. Kenapa memilih tema ini? Simply karena flower bouquets adalah yang mendekatkan kami di saat kami jauh. Fyi, Adrie berdomisili di Jogja sampai 2 minggu sebelum saya menulis post ini. He sent me flowers on our special date, when I had a bad day at office, or even only asking me to smile. That's why flowers had become something important to our relationship :)






Dan inilah susunan acara lamaran kami hari itu...

11.00 WIB Adrie dan rombongan keluarga tiba di rumah Neysa.
 



11.15 WIB Pembukaan oleh MC
Ucapan selamat datang, membaca Bismillaah, dan cerita singkat mengenai Neysa dan Adrie.

11.20 WIB Speech dari keluarga Neysa
Keluarga saya diwakili oleh Pakdhe saya, Bp. Marwan Asri, yang merupakan kakak Papa yang tertua. Dalam speech-nya, beliau mengucapkan selamat datang serta menanyakan maksud dan tujuan kedatangan keluarga Adrie.

11.30 WIB Speech dari keluarga Adrie
Keluarga Adrie diwakili oleh pakdhe tertuanya juga, Pak Tulik. Beliau menyatakan maksud kedatangannya untuk melamar, sekaligus menanyakan tanggapan dari keluarga Neysa.

11.45 WIB Jawaban dari keluarga Neysa
Sebagian orang mempercayakan Pakdhe, Papa, atau orang lain untuk menjawab lamaran dari keluarga pasangan. Tapi di hari itu, anak cengeng seperti saya memberanikan diri untuk buka suara. 

12.00 WIB Speech dari Adrie
Di moment ini Adrie bercerita singkat mengenai awal mula pertemuan kami, keadaan hubungan kami yang pada waktu itu berjauhan (LDR), dan lain-lain. Di situlah air mata saya sudah tidak bisa terbendung lagi :")



12.10 WIB Pemakaian tanda kasih
Ibu memakaikan kalung kepada saya sebagai tanda kasihnya. Kalung ini telah disiapkan beberapa minggu sebelum acara lamaran. Bahkan saya pun diminta untuk memilih sendiri kalungnya... hihihi


12.20 Perkenalan keluarga
Saudara kandung kami, Indira adik saya, dan Mas Affi kakak Adrie, bertugas memperkenalkan satu per satu anggota keluarga kami yang hadir pada acara lamaran tersebut.

12.25 WIB Pembacaan doa
Pembacaan doa dipimpin oleh eyang saya, Eyang Arief Munzaini.

12.30 WIB Makan siang



13.45 WIB Penyerahan tanda kasih balasan dan pamitan pulang



Lalu MCU pun menutup acara...


Detail vendor yang digunakan:
Decoration: Sekar Lestari
Photographer: Fotologue Photo
Videographer: Luxio Photo
Makeup: Marlene Hariman
Kebaya: Joko Sutono
Catering: Akasya Catering

Kamu juga bisa melihat artikel mengenai lamaran kami di The Bride Dept
Semoga membantu para bride-to-be yang sedang mempersiapkan acara lamaran :)

Much love,
Neysa


Comments

  1. keren vendor pilihannya.
    pasti ajib entar wedding nya nih :)

    ReplyDelete
  2. meskipun udah terlupakan ini blog. tp ttp komen aja deh.

    itu video kok goyang-goyang yah "frame item" nya. efek stabilizer kali yak. hehehe

    ReplyDelete
  3. ka, boleh sharing budgetnya? hehe ke email ku rafiqadewidr@gmail.com thanks before ka :)

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MPASI Komersial: Why Not?! Pastikan bernutrisi, aman higienis, dan dengan bahan pilihan

MPASI (Makanan Pendamping ASI) selalu jadi topik yang menarik untuk diperbincangkan di kalangan para ibu. Sejak bayi berusia 6 bulan, kandungan zat gizi dalam ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, makanya mereka mulai membutuhkan MPASI. Pemberian MPASI bertujuan memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada bayi untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Zat gizi terdiri dari makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Jadi, makanan yang kita berikan ke anak tidak hanya menjadi pemenuh rasa lapar anak saja, tapi juga berpengaruh kepada perkembangan otak (kecerdasan), berat badan, tinggi badan, serta daya tahan tubuh.
Tiap unsur zat gizi harus didapatkan dalam jumlah cukup di dalam MPASI. Misalnya, bayi berusia 6 bulan atau lebih memiliki kebutuhan asupan zat besi 11 mg/hari. ASI hanya mensuplai zat besi sekitar 2 mg saja, sisanya harus didapatkan dari MPASI. Makanan yang mengandung zat besi tinggi contohnya da…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…