Skip to main content

H-1 bulan Lamaran

Hari ini tepat 1,5 tahun hubungan saya dengan Adrie. Tepat satu bulan pula menuju hari lamaran kami yang insha Allah akan berlangsung pada 13 September 2014.

Deg-degan campur seneng, nggak sabar melangkah one step closer to our dream day.
Sudah sampai mana sih persiapan lamaran kami? Hmmm... 70%. Semua vendor sudah di-book, tinggal pemasangan, tunggu hari-H, dan pelunasan.

Saya ingin share beberapa vendor yang saya gunakan untuk lamaran:

Busana

Kebaya yang nantinya saya, Mama, dan Indi (adik saya) gunakan adalah koleksi lama buatan Mas Joko Sutono (Haji Nawi). Kebetulan kebaya saya yang belum pernah dipakai :)
Sedangkan Papa akan menggunakan kemeja batik lurik, sarimbit-an dengan sarungnya Mama.

CP Joko Sutono: 021-75914264


Dekorasi

Untuk dekorasi, saya menggunakan bantuan dari Sekar Lestari Wedding Service. Awalnya, saya melihat hasil dekornya Sekar Lestari di instagramnya Mba Rini, owner-nya. Simpel, bagus, ngerti selera anak muda. Warna tenda yang dipakai warna-warna pastel, bunganya nuansa pastel, kursi tiffany, dll.
Ini adalah salah satu hasil karya tim Sekar Lestari. Sweet, isn't it?


CP Mba Rini: 08973948332


Catering

Dua catering yang saya udah pernah coba dan tau rasanya enak adalah Akasya dan Sekar Wilis (langganan kantor). Harga keduanya rata-rata, dan mau menerima pesanan di rumah dengan minimal pemesanan 100 pax. Awalnya saya udah mantep pakai Sekar Wilis, udah milih menu ini itu. Tapi sayangnya PIC yang handle saya kurang kooperatif. Disms nggak bales, ditelepon kadang ngangkat kadang enggak... Saya kan jadi khawatir, gimana kalau besok hari-H tiba-tiba catering-ku kenapa-napa dan dia nggak bisa dihubungi??

Akhirnya saya pindah ke catering kedua, Akasya. Waktu itu saya udah punya menunya dari Wedding Expo, udah milih-milih menu dan bikin estimasi harga. Pas saya telepon keesokan harinya......... ternyata Akasya udah full-booked di tanggal lamaran saya. Mulai deh pusing nyari alternatif catering lain :')

Iseng-iseng saya curhat ke Mba Rini (Sekar Lestari), mau minta saran soal catering. Dia nawarin, "Akasya aja, Mba... Aku coba hubungi Mba Sarah ya..."
Saya nggak bilang sih ke Mba Rini kalau saya udah menghubungi Akasya dan ditolak mentah-mentah. Siapa tau kalau Mba Rini ada kenalan, si Akasya mau bantu. Dan ternyata benerrrr!! Setelah harap-harap cemas, akhirnya saya deal dengan Akasya.


Photography & Videography

Sebelum memilih vendor foto dan video, sebelumnya saya ngumpulin price list dari vendor-vendor fotografi yang cukup terkemuka di dunia instagram. Ternyata range harganya jauuuuh banget. Ada yang mulai dari jutaan, belasan juta, hingga puluhan juta. Wew!
(Review soal vendor fotografi beserta harganya, akan saya share di post selanjutnya ya...)

Karena saya pikir ini baru acara lamaran, akhirnya saya pilih vendor yang harganya menengah, tapi kualitasnya bagus. Dia adalah Fotologue Photo. Buat yang penasaran sama hasil fotonya Fotologue, bisa lihat di sini. Karena Adrie suka desain, akhirnya kami memilih paket yang files only, tanpa album ataupun scrapbook. Jadi nanti kami hanya akan menerima raw files dan edited files dalam bentuk CD saja. Adrie berencana mendesain dan mencetak album kami sendiri, karena selisih harga dengan paket with album cukup jauh, padahal menurutnya bikin album sebetulnya nggak nyampe segitu... hehehe

Kami juga sempat ada keinginan untuk mendokumentasikan acara lamaran kami dalam bentuk video, tapi setelah menghitung total budget untuk lamaran, akhirnya kami hold dulu. Kalau nggak salah, di Fotologue paket videography yang paling sederhana adalah Rp 4,5 juta. Dan di vendor-vendor lain harganya belum tentu lebih murah, yang ada juga berkali-kali lipat dibandingkan itu.

Kebetulan, saat Mba Rini (Sekar Lestari) sedang menyusun paket dekor dan catering, dia menawarkan jasa foto dan video. Untuk foto kami menolak karena memang sudah DP ke Fotologue. Nah kalau untuk video, kami masih pengen coba-coba, siapa tau vendornya Mba Rini bisa kasih harga lebih murah. Alhamdulillaah dikasih sama Allah untuk memvideokan lamaran kami. Untuk cinematic videography dengan durasi sekitar 5 menit, Luxio Photo hanya memasang harga Rp 3,5 juta. Hasilnya pun menurut saya sangat bagus, saya sampe terharu nontonnya walaupun udah diulang berkali-kali. Ini salah satu hasil karya Luxio Photo:


Sekian dulu sharing saya soal update lamaran :) See you!


Comments

  1. apLot hasiL Acara nya dong

    ReplyDelete
  2. dear capeng yang mau menikah tp bingung cari gedung, HIS GRAHA ELNUSA hadir utk anda, dg ALL in package , NO RIBET, semua kita yg urus..kalian tinggal duduk manis, package include
    -GEDUNG
    -CATERING
    -DEKORASI
    -RIAS & BUSANA
    -PHOTO&VIDEO
    -PROMO CASHBACK!!
    -etc..

    luxury place with affordable price
    hub. marketing his 081319797403 (VISKA)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MPASI Komersial: Why Not?! Pastikan bernutrisi, aman higienis, dan dengan bahan pilihan

MPASI (Makanan Pendamping ASI) selalu jadi topik yang menarik untuk diperbincangkan di kalangan para ibu. Sejak bayi berusia 6 bulan, kandungan zat gizi dalam ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, makanya mereka mulai membutuhkan MPASI. Pemberian MPASI bertujuan memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada bayi untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Zat gizi terdiri dari makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Jadi, makanan yang kita berikan ke anak tidak hanya menjadi pemenuh rasa lapar anak saja, tapi juga berpengaruh kepada perkembangan otak (kecerdasan), berat badan, tinggi badan, serta daya tahan tubuh.
Tiap unsur zat gizi harus didapatkan dalam jumlah cukup di dalam MPASI. Misalnya, bayi berusia 6 bulan atau lebih memiliki kebutuhan asupan zat besi 11 mg/hari. ASI hanya mensuplai zat besi sekitar 2 mg saja, sisanya harus didapatkan dari MPASI. Makanan yang mengandung zat besi tinggi contohnya da…

Yakin Tumbuh Kembang Si Kecil Sesuai Usianya? Cek Pakai Kalkulator Akal Fisik Sosial

Hunting Kotak Seserahan

Mencari kotak seserahan itu ternyata susah-susah-gampang. Salah satu pertimbangannya adalah: mau diapakan kotak-kotak itu setelah weddingday? Sejak itu saya mulai mencari inspirasi kotak seserahan yang tidak habis manis sepah dibuang.
Pertama, sempat terpikir untuk menyewa kotak seserahan dari jasa hias dan persewaan kotak seserahan. Beberapa yang terkenal di Jakarta antara lain House of Seserahan dan Istje Seserahan. Setelah tanya harganya, ternyata lumayan mahal juga ya. Jasa hias dan sewa kotak itu mulai dari Rp150.000 per kotaknya. Itupun kotaknya harus kita kembalikan setelah acara selesai. Tapi kualitas kotak seserahan yang disewakan biasanya memang premium quality.
Lalu saya pun mencoba hunting ke Pasar Mayestik. Di lantai basement, ada banyak banget pilihan kotak seserahan.

Harganya bervariasi banget, mulai dari yang very affordable sampai yang costly tergantung budget si calon pengantin. Tapi kemarin saya belum menemukan kotak seserahan yang sreg di hati hehehe.
Kebetulan we…