Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

H-2 Lamaran

Sooo excited yet starting to have butterflies in my tummy! Hihihi
Let me tell you the latest preparation of my engagement.
In Javanese tradition, or maybe in most Indonesian traditions, there's a culture called seserahan. It symbolizes the goodwill from the man to her wife-to-be, that he will provide his wife with things she needs. And in some traditions, the woman also replies by giving the same (doesn't have to be exact) stuffs called angsul-angsul.
These are my angsul-angsul for him:
 Watch, socks
 Cookies
Shirts, belt

Besides, we're also preparing stationeries made by ourselves :)





Love how he said to me about his feelings, nervousness, and trying to memorize his speech for the engagement. Imagine how tight I'll hug you if I could , Mas <3

And yesterday my house has been started to be decorated. The color combo is so lovely!!

Hope everything goes well! *fingercrossed*

My Favorite MUA: Marlene Hariman

Salah satu yang bikin nggak sabar nunggu hari lamaran tiba adalah pengen cepet-cepet ketemu sama Mba Marlene Hariman! Have you heard about her? Dari banyak Make Up Artist yang saya follow di instagram, Marlene adalah salah satu MUA yang makeup-nya berkarakter dan khas, saya bisa tau kalau lihat makeup seperti ini, pasti bikinannya Mba Marlene deh... Hehehe Makeup Marlene Hariman punya kekhasan di tone warna kulit yang terlihat lebih cerah, natural brows & eyes, and blushing cheeks (my most favorite part)!
Fyi, sebetulnya saya bisa dibilang lumayan jago makeup. Dari jaman SMP udah diikutin kursus modeling dan memang dasarnya doyan makeup. Sempat kepikiran untuk makeup sendiri di hari lamaran, karena rasanya lebih puas kalau ditanya orang, "Yang makeup-in siapa? Aku makeup sendiri... Hehe." Tapi saya pikir lagi, apa sempat? Saya juga nggak bisa hairdo sendiri, sama aja nantinya musti ke salon juga. Belum lagi nggak kebayang rasanya hari-H nanti, gimana deg-degannya, janga…

H-1 bulan Lamaran

Hari ini tepat 1,5 tahun hubungan saya dengan Adrie. Tepat satu bulan pula menuju hari lamaran kami yang insha Allah akan berlangsung pada 13 September 2014.
Deg-degan campur seneng, nggak sabar melangkah one step closer to our dream day. Sudah sampai mana sih persiapan lamaran kami? Hmmm... 70%. Semua vendor sudah di-book, tinggal pemasangan, tunggu hari-H, dan pelunasan.
Saya ingin share beberapa vendor yang saya gunakan untuk lamaran:
Busana Kebaya yang nantinya saya, Mama, dan Indi (adik saya) gunakan adalah koleksi lama buatan Mas Joko Sutono (Haji Nawi). Kebetulan kebaya saya yang belum pernah dipakai :) Sedangkan Papa akan menggunakan kemeja batik lurik, sarimbit-an dengan sarungnya Mama.
CP Joko Sutono: 021-75914264

Dekorasi Untuk dekorasi, saya menggunakan bantuan dari Sekar Lestari Wedding Service. Awalnya, saya melihat hasil dekornya Sekar Lestari di instagramnya Mba Rini, owner-nya. Simpel, bagus, ngerti selera anak muda. Warna tenda yang dipakai warna-warna pastel, bungan…

Wedding Venue: Sasana Kriya

Kata orang, hal pertama yang harus dilakukan dalam mempersiapkan pernikahan adalah booking gedungnya. Alasan pertama adalah cari gedung pernikahan di Jakarta memang susah, kurang lebih harus booking dari satu tahun sebelumnya. Kedua, setelah booking gedung, biasanya kita akan lebih terpacu untuk mempersiapkan kelengkapan lainnya, karena tanggal pernikahan  sudah fix.
Pertama-tama saya, Adrie, dan keluarga mulai memperkirakan jumlah tamu yang akan diundang, estimasinya adalah 1200 undangan alias 2400 tamu. Huge, right? Kenapa bisa segitu banyak? Selain karena memang kolega dari orang tua saya yang cukup banyak, teman-teman sekolah dan komunitas-komunitas yang saya ikuti, juga karena pihak calon suami saya memilih untuk tidak ngunduh mantu, sehingga jumlah undangan untuk pihak Adrie pun cukup banyak.
Kami mendata gedung-gedung mana saja di Jakarta yang cukup representatif dan bisa memuat 2400 hingga 3000 tamu. Beberapa pilihan kami antara lain adalah Balai Samudera, Gedung Dhana…

Every Love Story is Beautiful, but Ours is My Favorite!

Hi all!
This is my first post. I finally decided to make this blog to capture my wedding preparations. Karena pengen nge-post di instagram atau Path kata orang masih pamali karena belum dilamar, while actually we have started our wedding preparations:)
I’m Neysa, 22 yo woman living in Jakarta, and my soon-to-be-husband, Adrie, 24 yo man living in Jogja. Yes, we are in a long distance relationship, and wish to be married soon and live in the same roof.
Firstly, I want to share how we both accidentally met. He’s a long friend of mine. Actually back then in junior high school, we didn’t know each other really well.
After 7 years separated in our own lives, I believe it’s Allah’ big plan, sending His angels to guide him to find me. One day, he added me on Path. Randomly. Luckily I remember this big guy, this ‘it’ guy :P
After some efforts from giving comments on Path, asking my phone number, and having some awkward convos, on January 2013, we finally met again for the first time. D…